Affiliate Program ”Get Money from your Website”

Kamis, 03 November 2011

Arab Bangun Gedung Tertinggi di Dunia

RIYADH, Perlombaan membuat gedung tertinggi di dunia ternyata belum selesai. Seorang anggota keluarga kerajaan di Arab Saudi berambisi memecahkan rekor gedung tertinggi di dunia yang saat ini dipegang oleh Menara Burj Khalifa setinggi 828 meter di Dubai, Uni Emirat Arab.
Gedung tertinggi di dunia akan dibangun di kota Jeddah, yang terletak di pesisir Laut Merah. Gedung ini diharapkan selesai dalam lima tahun ke depan. Tingginya bukan 1.000 meter. Lebih dari itu, bisa lebih tinggi bermeter-meter.
Pangeran Alwaleed bin Talal, keponakan Raja Abdullah dari Arab Saudi, menandatangani kontrak senilai 4,6 miliar riyal (Rp 10,4 triliun) dengan perusahaan konstruksi Saudi Bin Laden Group di Riyadh, Selasa (2/8/2011), untuk membangun gedung tertinggi di dunia di kota Jeddah, yang terletak di pesisir Laut Merah. Gedung ini diharapkan selesai dalam lima tahun ke depan.
Alwaleed masih merahasiakan tinggi total gedung itu nantinya, dan hanya mengatakan bangunan baru itu akan memiliki tinggi lebih dari 1 kilometer. "Tingginya bukan 1.000 meter. Lebih dari itu, bisa lebih tinggi bermeter-meter.... Angka (pastinya) masih rahasia, hanya sedikit orang yang tahu," ungkap Alwaleed.
Menara tersebut akan menjadi pusat Kingdom City, kota baru yang dibangun sedikit di luar kota Jeddah dan akan dipenuhi bangunan pencakar langit sebagai usaha untuk mentransformasi Jeddah menjadi kota modern guna menandingi Dubai.
Bangunan tertinggi, yang akan didesain oleh biro arsitektur Adrian Smith + Gordon Gill dari AS, itu akan difungsikan untuk perkantoran, hotel, apartemen, dan kondominium mewah. Alwaleed mengatakan, gedung itu nantinya akan mengirimkan pesan kepada dunia bahwa Arab Saudi adalah tempat yang tepat untuk investasi.
"Membangun menara ini di Jeddah mengirimkan pesan ekonomi dan finansial yang tak bisa diabaikan. Menara ini punya arti politik yang menyatakan kepada dunia bahwa kami, keluarga Saudi, (berani) berinvestasi di negara kami, di tengah segala peristiwa, gejolak, dan bahkan revolusi, yang terjadi di sekitar kami," tandas Alwaleed. (Reuters/DHF)

KOMPAS.com 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes